Tabanan Pastikan Perbaikan Jalan Berlanjut Tahun Ini
GOOGLE NEWS
BERITATABANAN.COM, TABANAN.
Program perbaikan jalan di Tabanan dipastikan berlanjut tahun ini. Rencananya akan diperbaiki lagi sepanjang 23 kilometer jalan dengan total anggaran Rp42 miliar, bersumber baik dari APBD, DAK maupun BKK.
Tahun lalu pembenahan infrastruktur ini dibantu dengan pinjaman dana pemulihan ekonomi nasional (PEN), sudah terjadi peningkatan kualitas jalan sekitar 9 persen atau setara 93 kilometer ruas jalan.
Pelaksana tugas Kepala Dinas PUPRPKP Tabanan, Gusti Ngurah Oka Kamasan menjelaskan, dari 863 kilometer panjang ruas jalan di kabupaten Tabanan, sudah bisa tertangani di tahun 2021 sepanjang 93 kilometer. Dimana kondisi awal tahun 2021, ruas jalan kondisi baik sekitar 80 persen, hingga akhir tahun naik menjadi 89 persen atau setara 772 kilometer.
“Artinya ada peningkatan kualitas jalan 9 persen, data ini sifatnya dinamis karena tahun depan bisa saja berubah lantaran kondisi alam dan lainnya. Contoh, saat ini ada kondisi jalan baik, seiring berjalannya waktu terjadi perubahan kondisi dari baik menjadi rusak ringan, sedang atau berat," katanya.
"Yang kita perbaiki di 2021 kemarin adalah yang rusak berat, dari 160 kilometer sekarang hanya tinggal sisa sekitar 78 kilometer,” terangnya, Jumat (28/1).
Lanjut kata Gusti Oka Kamasan, jika di tahun 2021 ada 21 ruas jalan telah tuntas ditangani yang sumber dananya dari pinjaman PEN, DAK maupun BKK. Di tahun 202, perbaikan jalan masih akan berlanjut sepanjang 23 kilometer dengan alokasi anggaran sekitar Rp 42 miliar.
“Tahun 2022 kita perkirakan akan bisa menangani 23 kilometer dengan sumber dana dari tiga alokasi tadi (APBD, DAK dan BKK). Mudah mudahan tidak ada recofusing di masa pandemi saat ini,” jelasnya.
Terkait penanganan jalan dengan anggaran Rp 42 miliar tersebut, rinciannya DAK sebesar Rp23 miliar diperkirakan untuk tangani 4 ruas jalan, APBD Rp 7 miliar untuk 6 ruas jalan kabupaten dan TMMD di wilayah Penebel, dan BKK sebesar Rp 10 miliar untuk 4 ruas jalan.
“PUPRPKP untuk bidang bina marga dapat alokasi anggaran Rp 50 miliar, karena selain penanganan jalan juga ada hibah artinya penanganan jalan ada kategori aset dan non aset
dimana Rp 42 miliar dialokasikan untuk penanganan aset. Kategori aset menyangkut tanggung jawab kabupaten Tabanan, sedangkan sisanya yang non aset perbaikan atas permintaan masyarakat yang dibiayai oleh pemerintah daerah contohnya perbaikan jalan banjar,” terangnya.
Editor: Robby Patria
Reporter: bbn/tbn